26 C
Tebing Tinggi
Saturday, April 17, 2021

Penandatanganan MOU Pemkab Empat Lawang Dengan Kejari dan Polres

EMPAT LAWANG-Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, sudah melakukan MOU bersama Kepolisian dan Kejari Empat Lawang, terkait Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19.

Penandatangan tersebut, dilakukan langsung oleh Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, Kapolres Empat Lawang dan Kejari Empat Lawang, di ruang kerja Bupati Empat Lawang dengan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana dan Sekda Empat Lawang, Selasa (21/4/2020).

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengatakan, MOU dengan Kejari dan Polres Empat Lawang ini, untuk melakukan tindakan yang cepat tapi tidak menyalahi aturan.

“Kita ingin cepat, karena ini perang. Bukan hanya melanda Empat Lawang tapi Indonesi bahkan Dunia. Alhamdulillah saat ini Empat Lawang masih zero, kita berharap sampai akhir bencana ini Empat Lawang tetap zero,” kata Joncik.

Lanjut Bupati Empat Lawang, seluruh peraturan yang dibuat Pemerintah dengan adanya MOU ini, masalah Anggaran pada saat penggunaan, harus betul-betul hati-hati dan didampingi.

“Karena saya tidak ingin bencana ini berakhir para pejabat mendapat masalah hukum, saya tidak ingin Empat Lawang juga mendapatkan imbasnya,” ungkapnya.

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto juga mengatakan, dengan adanya penandatanganan ini, diharapkan penggunaan anggaran bisa betul-betul tepat sasaran.

“Baik yang sifatnya pengadaan alat kesehatan, maupun bentuk bantuan yang natural seperti bantuan sembako yang dapat meringankan beban masyarakat Empat Lawang,” ujar Eko.

Dirinya juga berharap, semua kegiatan terkait pencegahan wabah Virus Corona ini dapat berjalan secara efisien .

“Dan tidak ada kata ragu-ragu lagi dalam proses pencegahan ini, sehingga Virus Corona tidak masuk ke Kabupaten Empat Lawang,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang Ronalwind menjelaskan, saat ini semuanya merasakan dampak ekonomi dan sosial. Yang paling penting penanggulangan dampak kesehatan, sebab jika kesehatan bisa ditanggulangi maka Ekonomi dan Sosial juga bisa dilakukan.

“MOU ini bertujuan untuk percepatan, bukan hanya aspek percepatan, tapi masalah kebenarannya yang harus kita jaga, jadi percepatan ini kita lakukan makin cepat makin baik, tapi makin cepat bisa timbul masalah,” ungkap Ronalwind.

Sambung Kejari, pihaknya akan menugaskan Empat (4) orang didalam kelompok, dan sama-sama mencari hal-hal yang baik yang benar-benar dilakukan dan bersama-sama dalam bekerja, sehingga tidak ada masalah.

“Mari kita kerja sama, jangan sampai ada masalah, karena ini dalam keadaan darurat. Kita butuh keterbukaan dan kita harus tetap waspada. Mudah-mudahan kita bisa baik dan bisa jauh dari masalah dalam penanganan covid-19 ini,” ujarnya (Hum / Kominfo).

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini